Senin, 17 September 2018


Leisure Summary Week 7

By : Maria Margaretha – 40117081


Senin, 17 september saya mengikuti kelas leisure seperti biasa. Hari ini ada 3 materi yang disampaikan, yang pertama membahas tentang generasi millennial. Apasih generasi millennial itu? Menurut survey gerenasi millennial adalah generasi yang lahir mulai tahun 1980 sampai seterusnya. Millennial disebut juga Digital Native.
Jumlah Millennial Indonesia dalam angka adalah sebagai berikut :
*      1 dari 3 penduduk Indonesia adalah millennial
*      8 dari 10 generasi millennial terkoneksi dengan internet
*      30,7% generasi millennial ke mall minimal 2x seminggu
*      40,1% generasi millennial memiliki akun instagram
*      22,3% generasi millennial masih membaca surat kabar
9 perilaku millennial Indonesia :
è Kecanduan internet
è Mudah berpaling ke lain hati
è Dompet tipis
è Kerja cepat kerja cerdas
è Bisa apa saja
è Liburan kapan saja dimana saja
è Cuek dengan politik
è Suka berbagi
è Tidak harus memiliki
Kemudian usai membahas mengenai generasi millennial, dilanjutkan oleh presentasi dari salah satu kelompok. Mereka pertama membahas mengenai 3 tahap memahami situasi pemasaran (evaluasi, penilaian lingkungan, pemeriksaan komperisi organisasi). Lalu mereka juga menjelaskan mengenai PEST analysis, market, competition, SWOT analysis, dan lain-lain. Sperti biasa terakhir ditutup dengan local & international case study. Untuk local case study nya mereka membandingkan antara java bliss dengan 99 reflexology. Untuk international case study nya mereka membandingkan Souljourn USA dengan Sofitel Resort.
Lalu dilanjutkan dengan presentasi dari 1 kelompok lagi mengenai system business function. Mereka menjelaskan mengenai apa itu business function, sub bagian dalam business function, dan lain-lain. Kemudian seperti biasa ditutup dengan local & international case study. Untuk local case study mereka membandingkan antara museum trowulan dengan museum gubug wayang. Untuk international case study nya, mereka membandingkan antara Marriott Group dengan Accor Group.

Senin, 10 September 2018


Leisure Summary Week 6

By : Maria Margaretha – 40117081

Senin, 10 september kemarin saya mengikuti kelas leisure dan disana dijelaskan mengenai artpreneur kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari salah satu kelompok.
Artpreneur adalah gabungan dari ‘art’ dan ‘entrepreneur’. Yang mana dilatar belakangi oleh kurangnya minat pengunjung dalam mengunjungi museum, oleh sebab itu diciptakannya artpreneur adalah untuk menggabungkan art dan entrepreneur, jadi museum yang awalnya kurang menarik minat pengunjung tersebut akan digabungkan dengan entrepreneur supaya lebih menarik minat pengunjung untuk mengunjungi museum-museum tersebut.
Setelah penjelasan mengenai artpreneur, dilanjutkan dengan presentasi dari kelompok yang menjelaskan mengenai marketing mix dalam dunia leisure. Marketing mix sendiri merupakan serangkaian unsur pemasaran yang dapat dikuasai oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. Unsur utama marketing mix adalah 4P yang terdiri dari product, price, place, dan promotion.
·         Product           : Merupakan objek intangible atau tangible yang dipasarkan kepada konsumen bisa berupa barang atau jasa.
·         Price                : Harga dikendalikan oleh produsen namun harus berorientasi pada pasar. Harga menentukan positioning produk di pasar dan mempengaruhi presepsi wisatawan terhadap value of money.
·         Place                : Berhubungan dengan distribusi, tempat dimana calon konsumen bisa mendapatkan produk tersebut.
·         Promotion       : Cara memperkenalkan suatu produk kepada konsumen.
Lalu presentasi dilanjutkan dengan pembahasan international case study dan local study case seperti minggu lalu. Dari perbandingan ini pun saya jadi lebih mendalami mengenai seluk beluk dunia leisure khususnya di tempat study case yang sudah diberikan (health, leisure & tourism marketing, Manchester united, dan karaoke).

Senin, 03 September 2018


Leisure Summary Week 5

By : Maria Margaretha – 40117081

Senin, 3 September kemarin seperti biasa saya menghadiri kelas Leisure Business dan disana saya mendapatkan beberapa pengetahuan lagi mengenai Leisure Business. Seperti teori yang dikemukakan oleh Dickman pada tahun 1997, yaitu mengenai 5A dari sebuah destinasi yang terdiri dari Attractions, Activities – Point of Leisure Business, Accessibility, Amenities, Ancillaries. Kemudian kemarin juga ada presentasi yang dibawakan oleh salah satu kelompok di kelas. Mereka menjelaskan mengenai tren dalam perilaku konsumen dan pengambilan keputusan pembelian.  Beberapa tahapan tindakan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian mereka adalah :
·         Pengembangan dan persepsi terhadap suatu keinginan atau kebutuhan
·         Perencanaan dan pengambilan keputusan sebelum pembelian
·         Tindakan pembelian itu sendiri
·         Perilaku setelah pembelian yang mampu menyebabkan pembelian ulang
kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan pelanggan adalah :
·         Kepribadian
·         Gaya hidup
·         Pengalaman saat rekreasi
·         Motivasi dari kehidupan
·         Persepsi tentang kelebihan dan kekurangan
·         Gambaran orang tersebut
Lalu masih banyak lagi hal-hal yang dijelaskan, inti yang saya dapatkan kemarin adalah saya jadi lebih mendalami mengenai dunia leisure apalagi diperkuat dengan penjelasan mengapa banyak konsumen yang menyukai leisure. Dan juga dari perbandingan local case study saya juga jadi mengetahui mengenai seluk beluk dunia leisure, mulai dari financenya, kemudian sales & marketingnya, human resourcenya, IT nya, dan juga struktur organisasinya. Lalu saya mendapatkan pengetahuan juga mengenai bagaimana cara mematangkan ide untuk menciptakan leisure business seperti beberapa tahapan analysis yang harus dilakukan dan apa saja yang nantinya harus dilakukan untuk strategi marketing.