Senin, 12 November 2018


Leisure Summary Week 15

By : Maria Margaretha – 40117081


Senin 12 November 2018, kali ini kelas leisure membahas mengenai bisnis. Sebenarnya dalam memulai bisnis itu dimulai dari bagaimana cara kita melihat peluang. Dan tidak ada yang namanya bisnis gagal, jika sebuah bisnis gagal berarti penyebab atau penghalangnya adalah diri kita sendiri. Apalagi peluang bisnis di bidang budaya itu sangat besar, misal jika kita menjual sebuah tarian saja sudah pasti laku, karena minat pasar luar negri terhadap budaya (contohnya tarian) sangat besar. Lalu lebih baik membuat bisnis dengan menggunakan ciri khas suatu daerah. Karena jika tourist pergi ke suatu tempat mereka pasti ingin melihat ciri khas tempat tersebut, misal orang pergi ke malang ya untuk melihat ciri khas kota malang, jadi kalau ingin membuat bisnis di suatu tempat, buatlah yang mengandung unsur ciri khas yang dicari cari oleh para tourist.

Senin, 22 Oktober 2018


Leisure Summary Week 11


By : Maria Margaretha – 40117081



Senin 22 Oktober, kelas leisure kali ini membahas mengenai leisure & the wider consumer society. Konsep utama yang dibahas adalah :
1.      Kesamaan dengan lain sebagai sebab akibat dari perubahan politik, ekonomi, sosial, dan teknologi.
2.      Trend yang berkelanjutan menuju konsentrasi kepemilikan dan transnasional
3.      Kesamaan trend dalam kaitannya dengan perilaku konsumen produk dan jasa rekreasi dengan orang-orang di industri lain.

Lalu dibahas juga mengenai pertimbangan hubungan antara trend di waktu luang dalam industry yang berbeda. Ada dua judul utama yaitu :
1.      Dampak perubahan politik, ekonomi, sosial, dan teknologi
2.      Struktur industry, termasuk konsentrasi kepemilikan dan pertumbuhan perusahaan transnasional

Sementara dapat ditarik kesimpulan perbandingan antara berbagai industry dan rekreasi, kesamaan terbesar dengan banyaknya industry jasa lain khususnya  ; perdagangan makanan, layanan keuangan, media (pers, radio, dan televisi), dan pendidikan.
Kemudian dilanjutkan dengan membahas mengenai proses globalisasi dalam hal permintaan, pasokan, dan lingkungan bisnis. Dan globalisasisebagai peluang dan ancaman bagi Eropa. Tiga aspek globalisasi yang saling terkait yaitu :
1.      Perilaku konsumen – sisi permintaan
2.      Struktur industry – sisi penawaran
3.      Lingkungan bisnis – konteks untuk hubungan antara permintaan dan sisi penawaran.

Terakhir, seperti biasa presentasi ditutup dengan international case study dan local case study. International case study kelompok ini membahas mengenai leisure travel mangazines dan the Islamic tourism market. Lalu local case study nya membahas mengenai embong ploso line dance, kaza bowling, gool manga dua, dan grand city Surabaya.


Senin, 15 Oktober 2018


Leisure Summary Week 10

By : Maria Margaretha – 40117081



Senin 15 Oktober, kelas leisure kali ini dilanjutkan oleh presentasi kelompok yang membahas mengenai topical issues in leisure marketing. Pertama membahas mengenai competition and competitive advantage, dalam persaingan dibagi menjadi dua yaitu interlan dan subtitusi. Cara pendekatan yang dilakukan adalah :

1. Rasionalisasi dan pengukuran pengurangan biaya
2. Inovasi dalam pengembangan produk
3.  Perbedaan produk
4. Kebijakan harga
5. Peningkatan system distribusi 
6. Teknik promosi lebih efektif
7. Rebranding dan pengubahan citra produk
8. Pengembangan brand loyalty
9.  Fokus tujuan marketing
10. Merger dan akuisisi termasuk integrasi vertikal dan horizontal
11. Aliansi
12. Franchises
13. Consortia marketing
14. Diversifikasi ke bidang lain yang memperkuat bisnis inti
15. Menjual nilai-nilai perusahaan kepada calon pelanggan

Kemudian topical issues in leisure marketing juga mencangkup kualitas, staff, dan konsumen. Jenis quality system management ada 4 yaitu quality control, quality assurance, total quality control, total quality management. Lalu, kendala penyampaian kualitas servis ada 5 yaitu ; pengaruh eksternal, keuangan terbatas, kemauan customer untuk membayar, pengaruh reputasi, dan konsep kualitas yang selalu berubah. Terakhir, ditutup dengan study case yang membandingkan d’journal , maxx coffee, monopole coffee lab, dan starbucks.

Senin, 08 Oktober 2018


Leisure Summary Week 9


By : Maria Margaretha – 40117081



Senin 8 Oktober 2018, pertemuan mata kuliah leisure business kali ini langsung dibuka dengan presentasi kelompok yang menjelaskan mengenai marketing in different sector of leisure business. Mereka menjelaskan mengenai :
-          retail travel
-          art & entertainment
-          recreation & sport
-          leisure shopping
-          restaurant & catering

lalu dilanjutkan dengan international study case yang membandingkkan mengenai the clubbing holiday, the music festival,the boutique hotel, dan international film. Lalu dilanjutkan lagi dengan membahas mengenai local study case yang membandingkan colors pub, nens corner, makan time, dan holywings.

Seperti tulisan-tulisan saya sebelumnya pada international & local study case ini tiap kelompok akan menjelaskan dengan detail bagaimana finance, administration system, key features, dan lain-lain dari masing-masing tempat kemudian dibandingkan untuk pedoman kita nantinya agar lebih mengerti mengenai seluk beluk dunia leisure.

Senin, 01 Oktober 2018


Leisure Summary Week 8

By : Maria Margaretha – 40117081



Senin 1 Oktober 2018, saya kembali mengikuti kelas leisure business. Pada pertemuan kali ini diawali dengan presentasi mengenai potensi theme park didalam leisure business. Kali ini lebih ditekankan dibagaimana cara pikir kita mengenai memanfaatkan potensi theme park didalam leisure business, karena leisure business tidak harus antara hotel atau tour & travel saja. Sebagai contoh di kota Batu sebagian besar infrastruktur di kota Batu dikuasai oleh Jatim Park Group yang mana JTP group ini berbasis theme park. Oleh karena itu kita harus membuka pikiran kita mengenai potensi theme park ini. Kemudian dibuktikan juga dengan banyaknya theme park yang sukses di Indonesia, seperti Trans Studio, Ancol, Dufan, dan lain-lain. Belum lagi di luar negri masih banyak lagi theme park yang sukses seperti Disneyland, Universal Studio, Everland Seoul, dan lain-lain.

Lalu usai membahas mengenai potensi theme park, dilanjutkan oleh presentasi dari salah satu kelompok lagi. Kali ini membahas mengenai visitor attractions, accommodation, tourist destinations, tour operation, transport, resort complexes, retail travel, arts and entertainment, recreation and sport, leisure shopping, dan yang terakhir ada restaurants and catering. Lalu ditutup oleh international study case yang membandingkan antara Hilton Head Island, USA dengan Las Vegas, dan juga ada local study case yang membandingkan antara gold gym, celebrity fitness, dan merlin fitness.

Senin, 17 September 2018


Leisure Summary Week 7

By : Maria Margaretha – 40117081


Senin, 17 september saya mengikuti kelas leisure seperti biasa. Hari ini ada 3 materi yang disampaikan, yang pertama membahas tentang generasi millennial. Apasih generasi millennial itu? Menurut survey gerenasi millennial adalah generasi yang lahir mulai tahun 1980 sampai seterusnya. Millennial disebut juga Digital Native.
Jumlah Millennial Indonesia dalam angka adalah sebagai berikut :
*      1 dari 3 penduduk Indonesia adalah millennial
*      8 dari 10 generasi millennial terkoneksi dengan internet
*      30,7% generasi millennial ke mall minimal 2x seminggu
*      40,1% generasi millennial memiliki akun instagram
*      22,3% generasi millennial masih membaca surat kabar
9 perilaku millennial Indonesia :
è Kecanduan internet
è Mudah berpaling ke lain hati
è Dompet tipis
è Kerja cepat kerja cerdas
è Bisa apa saja
è Liburan kapan saja dimana saja
è Cuek dengan politik
è Suka berbagi
è Tidak harus memiliki
Kemudian usai membahas mengenai generasi millennial, dilanjutkan oleh presentasi dari salah satu kelompok. Mereka pertama membahas mengenai 3 tahap memahami situasi pemasaran (evaluasi, penilaian lingkungan, pemeriksaan komperisi organisasi). Lalu mereka juga menjelaskan mengenai PEST analysis, market, competition, SWOT analysis, dan lain-lain. Sperti biasa terakhir ditutup dengan local & international case study. Untuk local case study nya mereka membandingkan antara java bliss dengan 99 reflexology. Untuk international case study nya mereka membandingkan Souljourn USA dengan Sofitel Resort.
Lalu dilanjutkan dengan presentasi dari 1 kelompok lagi mengenai system business function. Mereka menjelaskan mengenai apa itu business function, sub bagian dalam business function, dan lain-lain. Kemudian seperti biasa ditutup dengan local & international case study. Untuk local case study mereka membandingkan antara museum trowulan dengan museum gubug wayang. Untuk international case study nya, mereka membandingkan antara Marriott Group dengan Accor Group.

Senin, 10 September 2018


Leisure Summary Week 6

By : Maria Margaretha – 40117081

Senin, 10 september kemarin saya mengikuti kelas leisure dan disana dijelaskan mengenai artpreneur kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari salah satu kelompok.
Artpreneur adalah gabungan dari ‘art’ dan ‘entrepreneur’. Yang mana dilatar belakangi oleh kurangnya minat pengunjung dalam mengunjungi museum, oleh sebab itu diciptakannya artpreneur adalah untuk menggabungkan art dan entrepreneur, jadi museum yang awalnya kurang menarik minat pengunjung tersebut akan digabungkan dengan entrepreneur supaya lebih menarik minat pengunjung untuk mengunjungi museum-museum tersebut.
Setelah penjelasan mengenai artpreneur, dilanjutkan dengan presentasi dari kelompok yang menjelaskan mengenai marketing mix dalam dunia leisure. Marketing mix sendiri merupakan serangkaian unsur pemasaran yang dapat dikuasai oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. Unsur utama marketing mix adalah 4P yang terdiri dari product, price, place, dan promotion.
·         Product           : Merupakan objek intangible atau tangible yang dipasarkan kepada konsumen bisa berupa barang atau jasa.
·         Price                : Harga dikendalikan oleh produsen namun harus berorientasi pada pasar. Harga menentukan positioning produk di pasar dan mempengaruhi presepsi wisatawan terhadap value of money.
·         Place                : Berhubungan dengan distribusi, tempat dimana calon konsumen bisa mendapatkan produk tersebut.
·         Promotion       : Cara memperkenalkan suatu produk kepada konsumen.
Lalu presentasi dilanjutkan dengan pembahasan international case study dan local study case seperti minggu lalu. Dari perbandingan ini pun saya jadi lebih mendalami mengenai seluk beluk dunia leisure khususnya di tempat study case yang sudah diberikan (health, leisure & tourism marketing, Manchester united, dan karaoke).