Senin, 01 Oktober 2018


Leisure Summary Week 8

By : Maria Margaretha – 40117081



Senin 1 Oktober 2018, saya kembali mengikuti kelas leisure business. Pada pertemuan kali ini diawali dengan presentasi mengenai potensi theme park didalam leisure business. Kali ini lebih ditekankan dibagaimana cara pikir kita mengenai memanfaatkan potensi theme park didalam leisure business, karena leisure business tidak harus antara hotel atau tour & travel saja. Sebagai contoh di kota Batu sebagian besar infrastruktur di kota Batu dikuasai oleh Jatim Park Group yang mana JTP group ini berbasis theme park. Oleh karena itu kita harus membuka pikiran kita mengenai potensi theme park ini. Kemudian dibuktikan juga dengan banyaknya theme park yang sukses di Indonesia, seperti Trans Studio, Ancol, Dufan, dan lain-lain. Belum lagi di luar negri masih banyak lagi theme park yang sukses seperti Disneyland, Universal Studio, Everland Seoul, dan lain-lain.

Lalu usai membahas mengenai potensi theme park, dilanjutkan oleh presentasi dari salah satu kelompok lagi. Kali ini membahas mengenai visitor attractions, accommodation, tourist destinations, tour operation, transport, resort complexes, retail travel, arts and entertainment, recreation and sport, leisure shopping, dan yang terakhir ada restaurants and catering. Lalu ditutup oleh international study case yang membandingkan antara Hilton Head Island, USA dengan Las Vegas, dan juga ada local study case yang membandingkan antara gold gym, celebrity fitness, dan merlin fitness.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar